Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Arif Seswi Anugraini, KERAJINAN AKAR KAYU GERUPEL DALAM KONTEKS MASYARAKAT GAYO. Banda Aceh FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2017

Abstrak kata kunci: kerajinan, kayu gerupel, kebudayaan gayo penelitian yang berjudul “kerajinan akar kayu gerupel dalam konteks masyarakat gayo” ini mengangkat masalah yang terkait dengan tahapan proses pengolahan kerajinan akar kayu gerupel dan perkembangannya dalam konteks masyarakat gayo. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan/pengolahan kerajinan akar kayu gerupel serta mendeskripsikan perkembangan kerajinan akar kayu gerupel dalam konteks masyarakat gayo. penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. lokasi dalam penelitian ini adalah kabupaten aceh tengah, tepatnya di kampung paya tungel, kecamatan jagong jeget, serta beberapa kampung lainnya di wilayah kabupaten aceh tengah untuk melengkapi data-data yang dibutuhkan. data-data dalam penelitian ini diperoleh dari beberapa subjek/narasumber yang expert dalam dunia kerajinan kayu gerupel, adapun subjek/narasumber tersebut adalah pengrajin kayu gerupel yang terdiri dari, widarno (64 tahun), malio adnan (49 tahun), sutiyono (48 tahun). selain dari pengrajin, data juga diperoleh dari pihak dekranasda aceh tengah, serta masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap kayu gerupel. objek dalam penelitian ini adalah kerajinan akar kayu gerupel. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. teknik pengolahan data dalam penelitian ini adalah reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (conclusion drawing/verification). hasil analisis data menunjukkan bahwa proses pembuatan kerajinan akar kayu gerupel terdiri dari: pengolahan bahan (pengadaan dan membersihkan bahan), menentukan bentuk, mewujudkan bentuk (kontruksi), serta finishing. teknik yang digunakan adalah teknik tempel dan teknik raut. menurut perkembangannya kayu gerupel awalnya hanya dimanfaatkan sebagai bahan dasar peti mati¸ akan tetapi seiring berjalannya waktu, saat ini kayu gerupel telah menjadi produk seni kerajinan yang memiliki beragam bentuk dan fungsi.


Baca Juga : MUSEUM KERAJINAN TRADISIONLA ACEH (dwi bahariyati, 2015)


Abstract



    SERVICES DESK