Abstrak ikterus neonatorum adalah masalah yang sering terjadi pada neonatus di minggu pertama kehidupannya. ikterus biasanya terjadi akibat akumulasi serum bilirubin di kulit dan membran mukosa lainnya, dengan kadar total serum bilirubin lebih dari 5 mg/dl. beberapa faktor resiko telah diidentifikasi dapat menyebabkan peningkatan kadar bilirubin seperti berat badan lahir rendah. ikterus neonatorum sering terjadi pada bayi yang lahir dengan berat badan lahir rendah disebabkan imaturitas hepar sehingga konjugasi bilirubin indirek menjadi bilirubin direk belum sempurna. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berat badan lahir rendah terhadap kejadian ikterus di ruang neonatal intensive care unit rsudza banda aceh. jenis penelitian adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan sampel sebanyak 92 neonatus. data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji chi square. hasil analisis data diperoleh nilai dengan p value 0,021 (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH BERAT BADAN LAHIR RENDAH TERHADAP KEJADIAN IKTERUS NEONATORUM DI RUANG NICU RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2016
Baca Juga : HUBUNGAN PEMBERIAN DEKSAMETASON TERHADAP KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM PADA KELAHIRAN PREMATUR DI RSUDZA (CUT MEUTIA, 2018)
Abstract
Baca Juga : GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2009 (Tengku Chairannisa Putri, 2022)