Abstrak: aterosklerosis merupakan masalah utama pada penyakit jantung dan pembuluh darah. konsumsi makanan tinggi lemak merupakan faktor risiko terbentuknya lesi aterosklerosis. susu kedelai telah diteliti memiliki efek antihiperlipidemia melalui kandungan isoflavon sehingga mampu mempengaruhi perkembangan aterosklerosis. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian susu kedelai (glycine max (l.) merr.) terhadap gambaran histopatologi aorta yaitu ukuran ketebalan dinding dan jumlah sel busa tikus putih jantan (rattus norvegicus) strain wistar yang diberi pakan aterogenik yang terdiri dari lemak kambing dan kuning telur puyuh selama 35 hari. penelitian eksperimental dengan metode post-test only with control group design, menggunakan 30 ekor tikus yang dibagi kedalam 5 kelompok (n = 6 ekor), yaitu kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif, kelompok simvastatin 1,8 mg/200 g bb, kelompok susu kedelai 2,25 g/200 g bb, kelompok susu kedelai 4,5 g/200 g bb. evaluasi terhadap histopatologi aorta dilakukan dengan membuat preparat dengan metode paraffin dan diwarnai dengan hematoksilin-eosin. analisis ketebalan dinding dan sel busa menggunakan one way anova. hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna antar kelompok hewan coba yaitu p=0.000 (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PEMBERIAN SUSU KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERR) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI AORTA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) STRAIN WISTAR YANG DIBERI PAKAN ATEROGENIK. Banda Aceh FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2017
Baca Juga : PENGARUH EKSTRAK KULIT MANGGIS (GARCINIA MANGOSTANA L.) TERHADAP HISTOPATOLOGI AORTA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) STRAIN WISTAR YANG DIBERI PAKAN HIPERKOLESTEROLEMIK (Eni Gustina, 2015)
Abstract
Baca Juga : PERSENTASE ABNORMALITAS SPERMATOZOA PADA DUA STRAIN TIKUS SPRAGUE DAWLEY DAN WISTAR (ROBI NOFRIA MISKA, S.KH, 2014)