Pembangkit listrik tenaga angin sistem terapung ini dirancang agar mudah ditempatkan dan mampu menghasilkan tegangan dengan kecepatan angin yang rendah maupun kecepatan angin yang tinggi. berdasarkan hasil penelitian didapat kecepatan angin terendah terjadi pada pukul 07.00 – 08.00 wib yaitu sebesar 1,4 m/s dengan kecepatan putar turbin 12 rpm, sehingga pada kecepatan ini dihasilkan putara alternator mencapai 108 rpm dengan tegangan yang dikeluarkan 5 v. sedangka pukul 15.00 -16.00 wib dengan kecepatan angin 3,7 m/s dengan kecepatan turbin 34 rpm, sehingga menghasilkan kecepatan putar turbin mencapai 306 rpm, dengan tegangan keluarannya mencapai 13,75 v. hasil yang didapat diharapkan alat tersebut dapat bekerja dengan efisien dan mampu memenuhi kebutuhan listrik bagi penduduk khususnya di daerah pesisir. kata kunci : energi terbaharukan, pembangkit listrik, angin, sistem terapung
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
Rancang Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Angin Sistem Terapung di Lepas Pantai Alue Naga. Banda Aceh Fakultas Teknik Elektro,2013
Baca Juga : PERANCANGAN ALTERNATOR KECEPATAN RENDAH YANG DI PAKAI PADA TURBIN ANGIN TIPE HORIZONTAL MULTI BLADE DI PANTAI ALUE NAGA , ACEH BESAR (Analdi Muttaqin, 2013)
Abstract
Baca Juga : PENGOPERASIAN SINKRONISASI GENERATOR SET (GENSET) 300 KW PADA PT. KARYA TANAH SUBUR MEULABOH (NURHAKIMAH, 2018)