Thalasemia merupakan penyakit yang diturunkan. pada penderita thalasemia, hemoglobin mengalami penghancuran (hemolisis). akibatnya penderita harus menjalani pengobatan seumur hidup. efek dari penyakit dan pengobatan thalasemia adalah terganggunya perkembangan seks sekunder akibat zat besi yang berlebihan. tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kepatuhan minum obat kelasi besi dengan perkembangan seks sekunder pada anak penderita thalasemia di sentral thalasemia rumah sakit dr. zainoel abidin (rsudza) banda aceh. penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. pengambilan sampel dilakukan dengan teknik consecutive sampling, didapatkan 43 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dari 21 juli – 30 september 2016. analisis data penelitian menggunakan uji statistik mann-whitney. hasil penelitian didapatkan 19 pasien (44,2%) berjenis kelamin laki-laki dan 24 pasien (55,8%) berjenis kelamin perempuan. terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat kelasi besi dengan perkembangan seks sekunder (p = 0,010) pada anak penderita thalasemia beta mayor. kata kunci : thalasemia, kelasi besi, kematangan seksual
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT KELASI BESI TERHADAP PERKEMBANGAN SEKS SEKUNDER PADA ANAK PENDERITA THALASEMIA BETA MAYOR DI SENTRAL THALASEMIA RSUDZA BANDA ACEH. Banda Aceh FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2016
Baca Juga : HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PADA ANAK THALASEMIA BETA MAYOR DI BLUD RUMAH SAKIT ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (SHABRINA, 2016)