Asma merupakan penyakit inflamasi kronik saluran pernapasan yang tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikontrol dengan perilaku dan penanganan yang tepat. pencapaian asma yang terkontrol dipengaruhi oleh kebiasaan merokok. penderita asma masih dijumpai merokok meskipun jumlahnya sedikit. merokok meningkatkan gejala, memicu serangan, mempercepat penurunan fungsi paru dan menurunkan respon pengobatan pada penderita asma penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok dengan tingkat kontrol asma pada penderita asma jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. sampel pada penelitian ini adalah pasien asma yang berobat di poliklinik paru rsudza banda aceh. pengambilan sampel dilakukan dengan cara non probability sampling yaitu accidental sampling yang dilakukan pada tanggal 14 november sampai dengan 16 desember 2016 dengan jumlah responden sebanyak 33 pasien. pasien diwawancara untuk menilai kebiasaan merokok dengan kuesioner baku merokok dalam riskesdas dan menilai tingkat kontrol asma dengan kuesioner asthma control test (act). hasil analisis data menggunakan uji korelasi spearman dengan ? = 0,05 dan 95% confidence interval (ci) didapatkan nilai p = 0,001 dan r = -0,543, menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kebiasaan merokok dengan tingkat kontrol asma, dengan kekuatan korelasi sedang dan arah korelasi negatif. berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kebiasaan merokok mempengaruhi tingkat kontrol asma pada penderita asma di poliklinik paru rsudza banda aceh. kata kunci : asma, kebiasaan merokok, tingkat kontrol asma
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN TINGKAT KONTROL ASMA PADA PENDERITA ASMA DI POLIKLINIK PARU RSUDZA BANDA ACEH. Banda Aceh FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2016
Baca Juga : HUBUNGAN KEPATUHAN PENGOBATAN DENGAN TINGKAT KONTROL ASMA PADA PASIEN ASMA PERSISTEN RAWAT JALAN DI POLIKLINIK PARU RSUDZA BANDA ACEH (Sylvia Heriana, 2016)