Abstrak penyakit paru obstruksi kronik (ppok) adalah suatu penyakit dimana terjadinya hambatan udara pada saluran pernapasan yang akan meningkatkan respon inflamasi. tingkat kekambuhan ppok akan menyebabkan perburukan kualitas hidup pasien. di indonesia, angka kejadian ppok sebesar 3,7% menjadikan ppok penyakit kedua terbanyak setelah asma. beberapa penelitian menunjukkan dimana pasien ppok mengalami obstructive sleep apnea (osa) secara bersamaan, yang dapat meningkatkan angka komorbiditas dan mortalitas pasien. tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penyakit paru obstruksi kronik (ppok) terhadap risiko obstructive sleep apnea (osa) di poliklinik paru rsudza banda aceh. penelitian ini bersifat analitik observational dengan pendekatan cross sectional. pengambilan sampel secara accidental sampling, didapatkan 30 responden yang menderita ppok di poliklinik paru rsudza banda aceh. penelitian ini dilakukan dengan cara mewawancarai responden ppok menggunakan kuesioner berlin. data diuji dengan menggunakan uji mann-whitney dengan nilai p value
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIK (PPOK) TERHADAP RISIKO OBSTRUCTIVE SLEEP APNEA (OSA) DI POLIKLINIK PARU RSUDZA BANDA ACEH. Banda Aceh FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2016
Baca Juga : HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK DI POLI PARU BLUD RSUD. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (DIMAS MAULANA A, 2016)