Abstrak evaluasi fragmentasi sangat penting untuk efisiensi operasi penambangan seperti proses gali muat material, agar target produksi tercapai. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui geometri peledakan yang diterapkan di lapangan serta mengetahui ukuran fragmentasi limestone yang dihasilkan di area peledakan gcp1 3 kuari i limestone pt. lafarge cement indonesia. pada penelitian ini fragmentasi yang optimal ditentukan oleh kapasitas bucket excavator 375 caterpillar, yaitu ukuran fragmentasi pada persen passing 80 setiap peledakan berukuran ? 32 cm. metode kuz-ram digunakan untuk memperkirakan ukuran fragmentasi secara teoritis, sedangkan untuk menghitung fragmentasi aktual digunakan teknik digital image processing dengan bantuan software splitdekstop. geometri peledakan aktual menghasilkan ukuran fragmentasi yang belum memenuhi target fragmentasi bucket excavator, sehingga diperlukan perhitungan geometri perbaikan secara teoritis berdasarkan metode desain r.l.ash, konya, wyllie & mah, langefors & kihlstrom dan ici. explosive. prediksi ukuran fragmentasi dengan metode kuz–ram menunjukkan bahwa rancangan peledakan berdasarkan metode desain wyllie & mah menghasilkan fragmentasi yang memenuhi target fragmentasi dengan biaya yang lebih ekonomis. kata kunci: fragmentasi, metode desain peledakan jenjang, wyllie & mah, peledakan, kuari, geometri peledakan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EVALUASI DESAIN PELEDAKAN JENJANG UNTUK MENDAPATKAN FRAGMENTASI DAN BIAYA YANG OPTIMAL DENGAN TEKNIK DIGITAL IMAGE PROCESSING DAN KUZ-RAM MODEL. Banda Aceh FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2016
Baca Juga : ANALISIS GEOMETRI PELEDAKAN BATUAN ANDESIT TERHADAP UKURAN FRAGMENTASI 60 CM GUNA MEMENUHI TARGET PRODUKSI CRUSHER DI BUKIT TAPUAN PT. BUKIT ASAM TBK, TANJUNG ENIM, SUMATERA SELATAN (INDAH ARISKA, 2019)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS FRAGMENTASI MENGGUNAKAN IMAGE ANALYSIS PHOTOGRAPHY DAN MODEL KUZ-RAM TERHADAP BATUAN HASIL PELEDAKAN DI PT. HOLCIM INDONESIA, NAROGONG, JAWA BARAT (Iqbal Januari Pratama, 2016)