Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel moneter berupa kurs dan suku bunga bank indonesia (birate) dan saham regional asean yaitu klse (kuala lumpur stock exchange) , set (stock exchange of thailand), sti (straits times index) serta krisis keuangan global terhadap indeks harga saham gabungan (ihsg) di indonesia. penelitian ini menggunakan data runtun waktu bulanan dari bulan juni 2005 hingga bulan juni 2016 dengan jumlah sampel sebanyak 133 bulan. model yang digunakan adalah vector error correction model (vecm) dengan menggunakan software eviews 7. hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang semua variabel penelitian dalam model mencapai keseimbangan. berdasarkan uji kausalitas granger tidak ada hubungan dua arah pada setiap variabel penelitian. dari hasil uji irf ditemukan bahwa adanya comovement antara saham di asean, selain itu kurs juga berpengaruh positif terhadap ihsg. sedangkan birate dan dkg berpengaruh negatif terhadap ihsg. diharapkan pemerintah bisa lebih hati-hati dalam menetapkan birate, mengingat respon negatif yang ditunjukkan oleh birate. selain itu pemerintah juga harus mampu mengantisipasi krisis keuangan dengan kebijakan moneter yang lebih baik agar mampu bertahan dari guncangan krisis keuangan terebut. disarankan untuk peneliti selanjutnya untuk menambah variabel moneter lainnya seperti inflasi serta indeks saham negara lainnya. kata kunci : ihsg, kurs, and birate, klse, set, sti, krisis keuangan global, kpss, vecm, irf ,variance decomposition, eviews.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS PENGARUH VARIABEL MONETER DAN HARGA SAHAM REGIONAL ASEAN TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DI INDONESIA. Banda Aceh Program Studi Magister Ilmu Ekonomi,2016
Baca Juga : PENGARUH INDEKS DOW JONES DI NEW YORK STOCK EXCHANGE, SUKU BUNGA SBI, DAN KURS TENGAH BANK INDONESIA TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2006 - 2010 (T.M. Rizal Fahlufi, 2024)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS HUBUNGAN VARIABEL MAKROEKONOMI DAN IHSG INDONESIA (RINI ROCHMANIZA, 2016)