Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh jenis labu kuning dan rasio tepung terigu dan tepung labu kuning terhadap sifat fisik (rendemen dan persentase mie putus), kimia (kadar air, kadar abu, kadar protein, serat kasar dan ?-karoten) dan organoleptik (hedonik rasa, deskriptif warna, aroma dan kekenyalan) mie basah yang dihasilkan. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) dengan pola faktorial yang terdiri atas2 faktor. faktor i adalah factor jenis labu kuning yang terdiri atas 3 taraf, j1= jenis labu bokor, j2=jenis labu klenting, j3= jenis labu ular. faktor ii adalah rasio tepung terigu dan tepung labu kuning dengan 3 taraf, r1=80:20, r2= 60:40, r3=40:60. setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga diperoleh 27 kali satuan percobaan. jenis labu kuning berpengaruh sangat nyata (p?0,01) terhadap rendemen dan deskriptif warna dan berpengaruh nyata (p?0,05) terhadap nilai kesukaan rasa. rasio tepung terigu dan labu kuning berpengaruh sangat nyata (p?0,01) terhadap kadar air, kadar abu, dan nilai kesukaan rasa dan berpengaruh nyata(p?0,05) terhadap nilai deskriptif warna dan aroma. peningkatan jumlah tepung labuk uning yang ditambahkan menyebabkan meningkatnya kadar air dan kadar abu mie basah yang dihasilkan. interaksi jenis tepung labu kuning (j) dan rasio tepung labu kuning (r) tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap semua parameter yang diamati. kata kunci: mie basah, tepung labu kuning, jenis labu kuning
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
Pengaruh Jenis Labu Kuning dan RasioTepung terigu Dan Tepung Labu Kuning Pada Pembuatan Mie dan Basah. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2013
Baca Juga : KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA ROTI TAWAR YANG DISUBSTITUSI SEBAGIAN DENGAN PASTA BEKU LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA) (Nurul Khusna, 2024)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG LABU KUNING DAN TEPUNG BUAH PALA TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS WARNA IKAN MAS KOKIRN CARRASIUS AURATUS (Fadilatun Masna, 2023)