Penelitian ini menguji salah satu cara mengurangi biaya keagenan aliran kas bebas dengan menggunakan leverage keuangan. populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan industri manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia selama periode 2010-2014. menggunakan teknik purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 53 perusahaan. data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari situs-situs resmi lembaga yang terkait dengan pasar modal yaitu bursa efek indonesia (bei), kustodian sentral efek indonesia (ksei) serta indonesian capital market electronic library (icamel). pengujian hipotesis menggunakan teknik analisis regresi linear. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan leverage keuangan dapat mengurangi biaya agensi dan arus kas bebas yang berada di bawah kendali manajer. implikasi dari penelitian ini yaitu bagi calon investor dan investor untuk mempertimbangkan ketika ingin menanamkan dananya di suatu perusahaan terkait risiko investasi, pemegang saham perlu mempertimbangkan pemberian kepemilikan saham kepada manajemen untuk mensejajarkan kedudukan manajerial dengan pemegang saham agar mereka bertindak sesuai dengan keinginan pemegang saham, dan pt bursa efek indonesia menyarankan kepada perusahaan yang terdaftar di bei agar dapat menggunakan hutang sebagai sumber pendanaan investasi perusahaan karena dapat meminimalkan masalah dan biaya keagenan. kata kunci: teori keagenan, leverage keuangan, biaya agensi, arus kas bebas.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH LEVERAGE KEUANGAN TERHADAP BIAYA AGENSI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA PERIODE 2010-2014. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, DAN KEPEMILIKAN PEMEGANG SAHAM BLOK TERHADAP BIAYA AGENSI PADA PERUSAHAAN NON-KEUANGAN DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) (RIFKA DEVI, 2021)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH KEPEMILIKAN PUBLIK DAN RASIO LEVERAGE TERBADAP KETEPATAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA (Mira Juwita Andasari, 2024)