Bunga cengkeh (syzygium aromaticum) secara empiris telah dimanfaatkan masyarakat sebagai obat tradisional yang berkhasiat sebagai antelmintik. obat antelmintik digunakan untuk mengurangi atau membunuh cacing di dalam tubuh manusia atau hewan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek minyak bunga cengkeh sebagai antelmintik terhadap cacing ascaridia galli secara in vitro dan mengetahui konsentrasi optimum yang dihasilkan dari minyak bunga cengkeh yang memberikan efek antelmintik. penelitian ini bersifat eksperimental in vitro. konsentrasi perlakuan minyak bunga cengkeh adalah 0,5; 1,0; 5,0; 10; 20; dan 30%. jumlah lisis dan paralisis cacing dinilai dalam waktu selama 3 jam dengan interval waktu 15 menit dan data dianalisis dengan menggunakan kruskall wallis (non parametrik). hasil pengujian menunjukkan minyak bunga cengkeh mempunyai aktivitas antelmintik terhadap cacing ascaridia galli dan hasil pengujian konsentrasi optimum minyak bunga cengkeh sebesar 5,0%.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
UJI EFEK ANTELMINTIK MINYAK BUNGA CENGKEH (SYZYGIUM AROMATICUM (L.) MERR. L.M. & PERRY) TERHADAP CACING ASCARIDIA GALLI SECARA IN VITRO. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : PENGARUH EKSTRAK KUNYIT KUNING (CURCUMA DOMESTICA VAL.) KONSENTRASI 25% TERHADAP MOTILITAS DAN MORTALITAS CACING ASCARIDIA GALLI SECARA IN VITRO (SUCI FATHURRAHMI, 2019)
Abstract
Baca Juga : PERUBAHAN HISTOPATOLOGI JARINGAN CACING ASCARIDIA GALLI DEWASA YANG DIBERIKAN EKSTRAK BIJI VETCHIA MERRILLI (Muslina, 2016)