Ringkasan djoko subagyo.kajian faktor resiko repeat breeding sebagai upaya perbaikan potensi reproduksi sapi aceh betina (studi kasus di kabupaten pidie). tongku nizwan siregar. teuku reza ferasyi permasalahan rendahnya efisiensi reproduksi termasuk gangguan reproduksi yaitu kawin berulang ( repaet breeding) sering terjadi pada sapi di indonesia. kawin berulang merupakan suatu keadaan sapi betina yang mengalami kegagalan untuk bunting setelahdikawinkan tiga kali atau lebih dengan pejantan fertil tanpa adanya abnormalitas yang teramati. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat prevalensi kawin berulang pada sapi aceh di kabupaten pidie. mengetahui faktor manajemen perkawinan yang memengaruhi kejadian repeat breeding pada sapi aceh di kabupaten pidie. mengetahui faktor manajemen pemeliharaan yang memengaruhi kejadian repeat breeding pada sapi aceh di kabupaten pidie. penelitian ini adalah jenis penelitian dalam bentuk studi observasi dengan pendekatan kajian cross-sectional. teknik pengambilan sampel secara acak sederhana. sampel yang diambil adalah semua sapi aceh betina yang di inseminasi buatan berdasarkan riwayat recording pelaksanaan ib pada sapi dari inseminator. pengumpulkan data sekunder berupa recording sapi aceh dari masing-masing inseminator. sedangkan data primer hasil wawancara kepada inseminator dan peternak sapi aceh yang ada di kabupaten pidie. data yang diperoleh dan dianalisis dengan perhitungan odd ratio ( or) untuk mengetahui hubungan faktor yang diduga memengaruhi kejadian kawin berulang pada sapi aceh dan dilanjutkan dengan uji chi-square untuk menguji tingkat signifikan dengan menggunakan program spss hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sapi aceh di kabupaten pidie tingkat prevalensi kawin berulang atau repeat breeding sebesar 58,3%. kemudian berdasarkan hasil analisa kuisioner menunjukkan bahwa parameter yang mempunyai asosiasi berbeda nyata dengan kejadian kawin berulang adalah pengetahuan estrus, jenis lantai kandang,sumber air dan pengandangan menjelang kelahiran. sementara itu faktor pelaporan estrus, ternak bunting dipelihara,tempat pakan dan minum.cara pemeliharaan, saluran pembuangan, kebersihan lingkungan kandang tidak berpengaruh terhadap kawin berulang.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KAJIAN FAKTOR RESIKO REPEAT BREEDING SEBAGAI UPAYA PERBAIKAN POTENSI REPRODUKSI SAPI ACEH BETINA (STUDI KASUS DI KABUPATEN PIDIE). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : PERBEDAAN VISKOSITAS MUCOUS SERVIKS DAN TIPOLOGI FERNING (POLA PAKIS) PADA SAPI ACEH REPEAT BREEDING DAN FERTIL (Marcelus Ferdinandez Titit, 2023)