Telah dilakukan survey geofisika metode elektromagnetik vlf-em dan induksi elektromagnetik untuk investigasi situs benteng kuta lubok di kawasan lamreh, aceh besar. untuk memetakan areal bekas bangunan benteng, 420 titik pengukuran telah diakuisisi. data diukur pada 22 lintasan dengan panjang lintasan bervariasi antara 40 – 60 meter. untuk mendapatkan resolusi yang detil, data diukur dengan jarak antar lintasan sepanjang 20 meter dan jarak antar stasiun sepanjang 5 meter. beberapa standar pemrosesan data telah diaplikasikan pada masing – masing data terukur dari kedua metode tersebut. peta kontur dari masing – masing data terukur secara umum mampu mendelineasikan keberadaan situs bangunan yang telah terpendam. bangunan benteng secara jelas diindikasikan oleh nilai rapat muatan yang rendah pada metode vlf-em (-0.26 sampai dengan 0.25 ma/cm2). sedangkan pada metode induksi elektromagnetik bangunan benteng juga ditunjukkan dengan nilai konduktivitas listrik dan suseptibilitas yang rendah. berdasarkan interpretasi dari kedua metode tersebut dapat disimpulkan bahwa situs benteng kuta lubok ditemukan terbentang sejajar dengan garis pantai sepanjang 400 meter ke arah timur dari bangunan benteng yang masih utuh. ?
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
DELINEASI SITUS KUTA LUBOK BERDASARKAN DATA ELEKTROMAGNETIK. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : STUDI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS 2D PADA KAWASAN BENTENG KUTA LUBOK, DESA LAMREH ACEH BESAR (tarmizi, 2013)
Abstract
Baca Juga : PERANCANGAN ALAT PENGUKUR RADIASI MEDAN ELEKTROMAGNETIK STUDI KASUS HANDPHONE NOKIA 1102 (MUHIBBAN, 2016)