Abstrak penelitian ini dilatarbelakangi dengan hadirnya tayangan 86 yang bertema kepolisian di net yang merupakan program kerjasama antara pihak net dan polri. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar variabel moderator pengalaman individu mempengaruhi hubungan antara variabel intensitas menonton tayangan 86 di net terhadap citra polisi pada masyarakat kelurahan stabat baru kota stabat. teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kultivasi. penelitian ini adalah penelitian eksplanatif kuantitatif. jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 153 orang di kelurahan stabat baru kota stabat yang menonton tayangan 86 di net dan berumur 20-50 tahun yang dipilih dengan menggunakan accidental sampling. data dalam penelitian ini diolah secara statistik dengan menggunakan uji regresi berganda. berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa thitung lebih besar dari ttabel (thitung 4,952 > ttabel 1,976). sehingga dapat disimpulkan bahwa pengalaman individu mempengaruhi hubungan antara intensitas menonton tayangan 86 di net terhadap citra polisi. hasil pengolahan data juga menunjukkan prediksi nilai negatif (b3=-0,040, signifikansi=0,000) yang mengindikasikan bahwa pengalaman individu merupakan quasi moderator dan memberi efek memperlemah pengaruh intensitas menonton terhadap citra polisi. kata kunci: intensitas menonton, pengalaman individu, citra polisi, program 86 net.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH INTENSITAS MENONTON TAYANGAN 86 DI NET TERHADAP CITRA POLISI (STUDI KUANTITATIF DENGAN PENGALAMAN INDIVIDU SEBAGAI VARIABEL MODERATOR PADA MASYARAKAT KELURAHAN STABAT BARU KOTA STABAT). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : PENGARUH INTENSITAS MENONTON DRAMA BERGENRE BOY’S LOVE TERHADAP SIKAP TOLERANSI KEPADA LGBT (Hasanatul Maulida, 2024)
Abstract
Baca Juga : PERAN ORANGTUA DALAM MENDAMPINGI ANAK MENONTON TELEVISI DI KOTA BANDA ACEH (KAMELIA, 2018)