Abstrak penelitian ini berjudul “analisis wacana pemberitaan rosnida sari dan belajar gender di gereja pada harian serambi indonesia”. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kosntruksi wacana pemberitaan rosnida sari dan belajar gender di gereja pada harian serambi indonesia edisi 07-24 januari 2015 dengan menggunakan teori wacana teun a. van dijk. peneliti mengumpulkan data dengan dokumentasi tiga teks berita, wawancara dengan tiga orang wartawan dan satu orang editor, serta wawancara dengan tiga orang masyarakat. pada dimensi teks secara keseluruhan memiliki nada yang keras, rosnida sari digambarkan sebagai orang yang kurang tanggungjawab dan harus diberikan sanksi dari uin ar-raniry dalam kurun waktu cepat maupun lambat. pada dimensi kognisi sosial menunjukkan bahwa keterkaitan masing-masing wartawan dengan uin ar-raniry secara tidak langsung mempengaruhi kesadaran mental wartawan dalam mereproduksi wacana. pada dimensi konteks sosial menunjukkan bahwa tidak terdapat adanya praktik kekuasaan media dalam pemberitaan rosnida sari, namun akses terhadap wacana terlihat dari pihak uin ar-raniry dibandingkan pihak rosnida sari. hasil penelitian menunjukkan konteks sosial yang berkembang sebelum pemberitaan merupakan dasar wacana yang direproduksi melalui kognisi sosial wartawan dalam bentuk teks berita yang pada akhirnya memperkuat konteks sosial sebelumnya. wacana rosnida sari sebagai orang yang kurang bertanggungjawab dan harus dikenakan sanksi akademik memperkuat wacana sebelumnya yang menggambarkan rosnida sari sebagai praktisi aliran sesat. kata kunci: hard news, rosnida sari, serambi indonesia, van dijk, wacana
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS WACANA PEMBERITAAN ROSNIDA SARI DAN BELAJAR GENDER DI GEREJA PADA HARIAN SERAMBI INDONESIA. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : REPRESENTASI AGENDA MEDIA DALAM SURAT KABAR LOKAL (ANALISIS WACANA PEMBERITAAN KABUT ASAP PADA SERAMBI INDONESIA) (Muhammad Roestian Fahmi Nasution, 2016)