Daerah “r” terletak di provinsi papua dengan target penelitian formasi kais, cekungan salawati. tujuan penelitian ini adalah menentukan penyebaran, mengkarakterisasi, dan menentukan zona prospek batuan karbonat non-konvensional reservoir pada daerah “r” dengan menggunakan analisis seismik multi-atribut neural networks berdasarkan data petrofisika total organic carbon (toc) dan brittleness index (bi) serta seismik inversi impedansi akustik. seismik multi-atribut neural networks digunakan untuk mengetahui sifat batuan karbonat non-konvensional reservoir berdasarkan data petrofisika berupa toc digunakan untuk mengetahui kandungan fosil pada lapisan batuan karbonat, sedangkan bi digunakan untuk mengetahui tingkat kerapuhan pada batuan karbonat karena batuan karbonat memiliki 2 tingkat kerapuhan yaitu brittle dan ductile. dari hasil inversi impedansi akustik diperoleh nilai ai 35810-45267 (ft/s)(g/cc) sebagai batuan karbonat dan dari hasil seismik multi-atribut neural networks diperoleh nilai penyebaran toc dan bi pada target formasi kais, dengan nilai toc yaitu 0.5-1% dan nilai bi yaitu berkisar 0.48-0.9. nilai toc 0.5-1 wt% berarti batuan karbonat yang matang, sedangkan nilai bi 0.48-0.9 menunjukkan batuan karbonat yang rapuh ; sehingga daerah prospek ditandai dengan “zone 1” dan “zone 2”. kata kunci : multi-atribut neural networks, impedansi akustik, total organic carbon, brittleness index, karakterisasi batuan karbonat non-konvensional reservoir
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KARAKTERISASI DAN PREDIKSI PENYEBARAN TOC DAN BI PADA BATUAN KARBONAT MENGGUNAKAN METODE INVERSI IMPEDANSI AKUSTIK DAN MULTI-ATRIBUT NEURAL NETWORKS BERDASARKAN DATA SEISMIK 3D PADA FORMASI KAIS, DAERAH “R” CEKUNGAN SALAWATI, PAPUA. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : IDENTIFIKASI RESERVOIR BATUPASIR BATUPASIR MENGGUNAKAN METODE INVERSI IMPEDANSI AKUSTIK PADA FORMASI TELISA CEKUNGAN SUMATRA TENGAH (Rizqa Maulidiani, 2024)