Abstrak penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh internet financial reporting, ketepatan waktu penyampaian informasi keuangan website, ukuran perusahaan, dan profitabilitas terhadap abnormal return pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di bursa efek indonesia tahun 2012-2014. data sekunder yang digunakan diperoleh dari laporan keuangan yang dipublikasikan oleh pusat referensi pasar modal yang terdapat di bursa efek indonesia dan daftar harga saham harian yang terdapat di yahoo finance. jenis penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah pengujian hipotesis, dengan menggunakan metode simple random sampling. terdapat 90 sampel data yang menjadi objek penelitian. hipotesis diuji dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel internet financial reporting, ketepatan waktu penyampaian informasi keuangan website, ukuran perusahaan, dan profitabilitas berpengaruh terhadap abnormal return. secara parsial hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) internet financial reporting berpengaruh positif terhadap abnormal return, (2) ketepatan waktu penyampaian informasi keuangan website berpengaruh positif terhadap abnormal return, (3) ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap abnormal return, dan (4) profitabilitas tidak berpengaruh terhadap abnormal return. kata kunci: internet financial reporting, ketepatan waktu penyampaian informasi keuangan website, ukuran perusahaan, profitabilitas, abnormal return.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH INTERNET FINANCIAL REPORTING, KETEPATAN WAKTU PENYAMPAIAN INFORMASI KEUANGAN WEBSITE, UKURAN PERUSAHAAN, DAN PROFITABILITAS TERHADAP ABNORMAL RETURN (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2012-2014). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : THE INFLUENCE OF CORPORATE TAX AVOIDANCE, AUDIT OPINION, COMPANY AGE, AND LEVERAGE RATIO ON TIMELINESS OF FINANCIAL REPORTING (EMPIRICAL STUDY ON MANUFACTURING COMPANIES LISTED ON INDONESIA STOCK EXCHANGE YEAR 2014-2017) (WILSEN YUNGNATA, 2019)