Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu kematian rayap setelah diinfeksi oleh cendawan m. brunneum sebagai biotermitisida di laboratorium serta untuk mendapatkan konsentrasi yang efektif dari cendawan entomopatogen m. brunneum dalam mengendalikan hama rayap pada tanaman pala. penelitian dilakukan di laboratorium hama dan lamoratorium penyakit tumbuhan fakultas pertanian universitas syiah kuala mulai dari bulan september 2015 sampai februari 2016. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) non faktorial yang terdiri atas 6 taraf perlakuan dengan 4 ulangan sehingga terdapat 24 satuan percobaan. berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa mortalitas c. curvignathus tertinggi dijumpai pada aplikasi 1010 konidia/9 ml aquades dan 106 konidia/9 ml aquades yaitu 100% dengan masa inkubasi m. brunneum mulai tampak pada 1,83 hari setelah aplikasi pada perlakuan 1010 konidia/9 ml aquades dan mampu menghambat kemampuan makan rayap hingga 50,77%. rata-rata waktu kematian c. curvignathus mencapai 100% kurang dari 4 hari setelah aplikasi kata kunci : c. curvignathus, m. brunneum, tanaman pala, biotermitisida
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
UJI PATOGENISITAS CENDAWAN ENTOMOPATOGEN METARHIZIUM BRUNNEUM PETCH PADA HAMA RAYAP PERUSAK TANAMAN PALA (COPTOTERMES CURVIGNATHUS HOLMGREN) DI LABORATORIUM. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : EFEKTIVITAS PENGGUNAAN EKSTRAK BIJI BENGKUANG (PACHYRRHIZUS EROSUS L.) TERHADAP MORTALITAS RAYAP (COPTOTERMES CURVIGNATHUS HOLMGREN) (Sylvia Andiliani, 2018)
Abstract
Baca Juga : TAKSONOMI RAYAP FAMILI KALOTERMITIDAE DAN RHINOTERMITIDAE DI KAWASAN PERUMAHAN PT. ARUN (Intan Keumala Sari, 2014)