Abstrak penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis enzim papain yang optimal dalam pakan buatan, terhadap tingkat pemanfaatan protein dalam pakan dan laju pertumbuhan ikan gabus (channa striata). penelitian ini dilaksanakan di laboratorium akuatik fakultas kedokteran hewan universitas syiah kuala pada bulan januari sampai maret 2016. penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (ral). faktor yang diuji perbedaan dosis enzim papain; 0,0%/kg, 0,5%/kg, 1,0%/kg, 1,5%/kg, 2,0%/kg, 2,5%/kg, dan 3,0%/kg. pakan diberikan 2 kali sehari 5% dari bobot tubuh (08.00 dan 17.00 wib) selama 70 hari. hasil uji anova menunjukkan bahwa enzim papain berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan harian, laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan, efisiensi pakan, retensi protein dan ketercernaan protein (p0,05). hasil penelitian diperoleh nilai pertumbuhan bobot mutlak berkisar antara 1,50 g – 3,24 g, laju pertumbuhan harian berkisar antara 0,02 g perhari – 0,04 g perhari, laju pertumbuhan spesifik berkisar antara 1,75 % perhari – 2,42 % perhari, tingkat kelangsungan hidup 100%, rasio konversi pakan berkisar antara 1,93 – 2,39, efisiensi pakan berkisar antara 41,96 % - 51,67 %, retensi protein berkisar antara 15,14 % - 30,72 % dan ketercernaan protein berkisar antara 47,51 % - 84,62 %. oleh karena itu dapat disimpulkan dosis enzim papain yang terbaik untuk ikan gabus adalah 3,0%/kg pakan. kata kunci: ikan gabus (channa striata), enzim papain, pertumbuhan, pemanfaatan pakan, kelangsungan hidup.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH PENGGUNAAN ENZIM PAPAIN TERHADAP TINGKAT PEMANFAATAN PAKAN DAN LAJU PERTUMBUHAN IKAN GABUS (CHANNA STRIATA). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : PENGARUH PENAMBAHAN ENZIM PAPAIN DALAM PAKAN KOMERSIL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN DEPIK (RASBORA TAWARENSIS) (Rita Bahagia, 2019)