Abstrak penelitian ini bertujuan mengetahui efek patofisiologi infeksi jamur penyebab dermatofitosis pada kucing kampung (fellis domesticus) di kecamatan syiah kuala, banda aceh. penelitian ini menggunakan 10 ekor kucing kampung yang terinfeksi dermatofitosis. setiap sampel diambil darah perifer di daerah yang terinfeksi dermatofitosis. sampel darah segar diteteskan pada gelas obyek dan dibuat preparat apus. preparat apus tersebut dikering anginkan dan difiksasi dengan methanol 10% selama 3-5 menit, dibiarkan mengering di udara. preparat kemudian diwarnai dengan larutan giemsa selama 30 menit. selanjutnya preparat dicuci dengan aquades dan dibiarkan mengering. setelah kering, preparat dihitung di bawah mikroskop dengan perbesaran 1000x. setiap jenis leukosit menggunakan blood counter tabulator. sel yang dihitung paling sedikit 100 sel, dan dilakukan perhitungan persentase jenis leukosit. hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan monosit dan eosinofil pada perhitungan jumlah deferensial leukosit. komponen leukosit yang dapat merespon infeksi jamur adalah monosit. meningkatnya jumlah eosinofil pada perhitungan deferensial leukosit sering terjadi pada hewan domestik.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
EFEK PATOFISIOLOGI INFEKSI JAMUR PENYEBAB DERMATOFITOSIS PADA KUCING KAMPUNG(FELLIS DOMESTICUS) DI KECAMATAN SYIAH KUALA, KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : DIAGNOSA KASUS DERMATOFITOSIS PADA KUCING DENGAN WOOD’S LAMP DAN SLIDE CULTURE (Novita Fauziah Putri Pane, 2018)
Abstract
Baca Juga : ISOLASI DAN IDENTIFIKASI JAMUR PENYEBAB DERMATOFITOSIS PADA KUCING DOMESTIK (FELIS DOMESTICUS) DI PASAR RUKOH, BANDA ACEH (Muhammad Ibnu Ghalib, 2023)