Perkembangan penduduk saat ini semakin meningkat, kebutuhan akan bangunan– bangunan infrastruktur yang berhubungan dengan ilmu teknik sipil juga meningkat, seperti jalan raya dan jembatan. pemadatan tanah, atau disebut kompaksi adalah suatu proses dimana udara pada pori–pori tanah dikeluarkan. kepadatan tanah dibagi menjadi dua kepadatan ringan (standard proctor) dan kepadatan berat (modified proctor) dengan menggunakan metode sni-1743-2008. penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kepadatan maksimum berdasarkan pengujian modified proctor dengan menggunakan cara a dan b. pengujian pemadatan ini menggunakan nomor saringan yang sama yaitu nomor 4 (4,75 mm) dan yang membedakan ke dua cara tersebut adalah ukuran cetakan dan jumlah pukulan. tanah tersebut menurut klasifikasi aashto tergolong jenis tanah berlempung dengan simbol a-6. menurut uscs tanah tersebut termasuk golongan tanah lempung anorganik dengan plastisitas rendah sampai sedang, lempung berkerikil, lempung berpasir, lempung berlanau, lempung kurus (cl). hasil kepadatan maksimum modified proctor pada cara a sebesar 1,75 gr/cm3 sampai dengan 1,87 gr/cm3 dan hasil kepadatan maksimum modified proctor pada cara b sebesar 1,84 gr/cm3 sampai dengan 1,93 gr/cm3. hasil perbandingan menunjukkan nilai kepadatan maksimum dari pengujian modified proctor pada cara b lebih besar 1,84% sampai dengan 1,93% dibandingkan dengan kepadatan maksimum modified proctor dengan cara a. dengan demikian kepadatan maksimum modified proctor dengan cara a lebih kecil dari pada kepadatan maksimum modified proctor dengan cara b. kata kunci : kepadatan, modified proctor, standard proctor, sni-1743-2008
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PERBANDINGAN KEPADATAN MAKSIMUM BERDASARKAN MODIFIED PROCTOR DENGAN SARINGAN YANG SAMA MENGGUNAKAN SNI-1743-2008 (CARA A DAN B). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : PENGUJIAN PEMADATAN BERAT MENURUT SNI 1743:2008 PADA TANAH DI RUAS JALAN TOL SIGLI – BANDA ACEH (STA. 30+500, STA. 30+300 DAN STA. 30+150) (Ulfa Rahmi, 2021)
Abstract
Baca Juga : DAYA DUKUNG PASIR KASAR BERGRADASI RAPAT BERDASARKAN VARIASI FILLER (Tamalkhani, 2024)