Pengukuran data magnetik telah dilakukan di area rembesan hidrokabon desa alue pueno, pada 121 titik pengukuran berupa grid seluas 500 m x 500 m. pengukuran medan magnetik total dilakukan dengan menggunakan proton precision magnetometer (ppm). koreksi kontinuasi ke bawah diterapkan untuk mendapatkan medan magnetik anomali residual. data dari medan anomali magnetik residual dipetakan menggunakan software surfer dan dibuat model bawah permukaan menggunakan software mag2dc. berdasarkan pemodelan yang dilakukan terhadap data anomali magnetik residual pada sayatan ab dan cd diperoleh sebuah struktur dangkal dan tiga lapisan batuan bawah permukaan. lapisan batuan di daerah penelitian tersebut adalah endapan aluvial, perselingan batupasir dan lempung, batuan beku. berdasarkan hasil interpretasi dari model bawah permukaan juga menunjukkan struktur dangkal sebagai sebuah dugaan patahan. patahan yang didapat dari hasil interpretasi model tersebut memiliki jarak yang berdekatan dengan manifestasi-manifestasi di permukaan, yaitu sekitar 50 sampai 70 meter. hal tersebut memperkuat dugaan bahwa patahan tersebut berkaitan petroleum system. kata kunci: metode magnetik, medan magnetik total, patahan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS DATA MAGNETIK DAERAH REMBESAN HIDROKARBON DESA ALUE PUNOE KECAMATAN PEUSANGAN KABUPATEN BIREUEN (STUDI KASUS GAMPONG ALUE PUNOE, KECAMATAN PEUSANGAN, KABUPATEN BIREUEN). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : PRARANCANGAN PABRIK NATRIUM HIDROKSIDA DARI NATRIUM KLORIDA MENGGUNAKAN ELEKTROLISIS SEL DIAFRAGMA DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 40.000 TON/TAHUN (Cut Faradillasari, 2018)
Abstract
Baca Juga : INVESTIGASI REMBESAN HIDROKARBON DENGAN MENGGUNAKAN METODE INDUCED POLARIZATION (IP) KONFIGURASI WENNER-SCHLUMBERGER DI DAERAH BIREUEN (Rahmat Syukran, 2016)