Dalam industri pertambangan model yang umum digunakan untuk memprediksi fragmentasi peledakan adalah model kuz – ram, namun model kuz – ram masih memiliki kekurangan dalam memprediksi fragmentasi hasil peledakan. hal ini dikarenakan model kuz – ram belum mampu merepresentasikan semua parameter terkait sifat fisik batuan yang dapat mempengaruhi fragmentasi hasil peledakan. model kuz – ram juga lebih sering digunakan untuk tambang permukaan sedangkan untuk tambang bawah tanah model ini tidak digunakan. oleh karena itu, untuk tambang bawah tanah dilakukan analisis prediksi fragmentasi dengan menggunakan model res. model ini merepresentasikan 16 parameter yang dapat mempengaruhi fragmentsi hasil peledakan. model res tidak hanya dapat digunakan pada peledakan permukaan namun juga dapat digunakan pada peledakan bawah tanah. berdasarkan hasil penelitian untuk peledakan bawah tanah di pt aneka tambang ubpe pongkor model ini menghasilkan nilai r2 terhadap fragmentasi aktual sebesar 0,83 dan rmse sebesar 5,9 cm. ini menunjukkan model ini cocok digunakan pada tambang bawah tanah.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PREDIKSI FRAGMENTASI PELEDAKAN TAMBANG BAWAH TANAH DENGAN MENGGUNAKAN MODEL ROCK ENGINEERING SYSTEM (RES) DI TAMBANG CIURUG L 600 PT. ANEKA TAMBANG UBPE PONGKOR, JAWA BARAT.. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : ANALISIS PRAKTIK POLITIK DALAM KEGIATAN TAMBANG GALIAN C DI GAMPONG UJUNG TANAH, KECAMATAN LEMBAH SABIL, KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (Nadila, 2023)
Abstract
Baca Juga : VALIDASI DISTRIBUSI FRAGMENTASI HASIL PELEDAKAN DENGAN METODE KUZ-RAM DAN SPLIT DESKTOP SOFTWARE PADA PT. LAFARGE HOLCIM, ACEH BESAR (Muhammad Chandra F, 2017)