Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian vaksin virus newcastle disease terhadap gambaran mikroskopis timus ayam broiler. penelitian ini menggunakan 18 ekor ayam broiler berumur 3 hari yang dipelihara selama 28 hari yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kontrol (kt) dan perlakuan (kp) dengan tiga kali ulangan. kt diberikan aquades dan kp diberikan vaksin virus nd secara tetes mata dan dosis booster secara oral. jaringan timus masing-masing diambil pada hari ke 14, 21 dan 28 dan diproses secara mikroteknik dengan pewarnaan hematoksilin-eosin. hasil pengamatan menunjukkan, kt hari ke 14, 21 dan 28 mikroskopis timus terlihat normal, sedangkan kp hari ke 14, susunan limfosit menyebar, medula meluas, badan hassal’s sedikit dan korteks menyempit. pada kp hari ke 21, susunan limfosit merenggang, medula meluas, deplesi limfosit didaerah korteks, badan hassal’s bertambah dan kongesti. pada kp hari ke 28, susunan limfosit merapat, medula semakin meluas, korteks dan medula mulai menyatu dan badan hassal’s bertambah. dapat disimpulkan bahwa, pemberian vaksin virus nd pada ayam broiler berpengaruh terhadap timus. secara mikroskopis, memperlihatkan tingginya tingkat proliferasi limfosit setelah vaksinasi pada hari ke 14 dan mulai menurun pada hari ke 21 dan ke 28 sehingga korteks menyempit, medula melebar dan badan hassal’s meningkat.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
GAMBARAN MIKROSKOPIS TIMUS AYAM BROILER SETELAH VAKSINASI DENGAN VAKSIN VIRUS NEWCASTLE DISEASE. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : DETEKSI ANTIBODI TERHADAP NEWCASTLE DISEASE PADA MERPATI DI KECAMATAN DARUSSALAM, KABUPATEN ACEH BESAR (YULIS SETIANA, 2019)
Abstract
Baca Juga : EKSPRESI HEAT SHOCK PROTEIN 70 PADA PENCERNAAN AYAM KAMPUNG DAN ITIK YANG DIINFEKSIKAN ISOLAT VIRUS NEWCASTLE DISEASE VIRULEN (Nurul Husna, 2024)