Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas ekstrak dari kulit buah naga merah (hylocereus polyrhizus) terhadap pertumbuhan salmonella pullorum. penelitian telah dilaksanakan di laboratorium mikrobiologi fakultas kedokteran hewan universitas syiah kuala, banda aceh. metode yang dipakai pada uji antibakterial ekstrak kulit buah naga merah adalah disc diffusion atau kirby-bauer. disk cakram direndam pada ekstrak kulit buah naga merah pada berbagai konsentrasi antara lain 20 mg/ml, 40 mg/ml, 60 mg/ml. ampisilin digunakan sebagai kontrol positif sedangkan dmso (dimetil sulfoksida) digunakan sebagai kontrol negatif. parameter yang diamati adalah luasnya diameter zona hambat. data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah naga merah mampu menghambat pertumbuhan salmonella pullorum dengan diameter rata-rata zona hambat pada konsentrasi 60 mg/ml yaitu 9,6 mm, 40 mg/ml yaitu 9,4 mm dan 20 mg/ml yaitu 9,3 mm. dari rata-rata zona hambat yang terbentuk ekstrak kulit buah naga merah memiliki kekuatan daya hambat terhadap bakteri salmonella pullorum dalam kategori sedang.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
UJI ANTIBAKTERIAL EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) TERHADAP BAKTERI SALMONELLA PULLORUM. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : PERBEDAAN KADAR ION KALSIUM DALAM SALIVA SEBELUM DAN SESUDAH MENGKONSUMSI BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) (KAJIAN PADA MAHASISWA FKG UNSYIAH ANGKATAN 2017) (Ayu Anisah Reghina, 2019)
Abstract
Baca Juga : EFEK AGITASI SUSU PROBIOTIK YANG DITAMBAHKAN BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) TERHADAP UJI SENSORIK DAN TOTAL PLATE COUNT (Feby Zalika Parindra, 2016)