Rongga mulut merupakan bagian dari tubuh yang paling awal terpapar oleh asap rokok dimana hal ini dapat mempengaruhi saliva yang berfungsi sebagai cairan biologis untuk mempertahankan keseimbangan rongga mulut. asap rokok yang mengandung nikotin dapat mengakibatkan perubahan laju aliran saliva dan ph saliva. tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara derajat merokok dan kadar nikotin yang terlabel pada rokok dengan laju aliran saliva dan ph saliva pada pria perokok. penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional. metode pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling yang melibatkan 40 orang pria perokok. penelitian ini dilakukan dengan pengisian kuisioner mengenai riwayat kebiasaan merokok dan pengumpulan saliva dengan metode spitting selama 5 menit. hasil analisis menggunakan uji korelasi pearson menunjukkan hubungan antara derajat merokok dengan laju aliran saliva (r=0,486), (p=0,001),hubungan antara derajat merokok dengan ph saliva (r=-0,376), (p=0,017), hubungan antar kadar nikotin yang terlabel dengan laju aliran saliva (r=-0,107),(p=,512), dan hubungan antar kadar nikotin yang terlabel dengan ph saliva (r=-0,216),(p=0,181). kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan dan kuat antara derajat merokok dengan laju aliran saliva dan ph saliva namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar nikotin yang terlabel dengan laju aliran saliva dan ph saliva. kata kunci: derajat merokok, kadar nikotin, laju aliran saliva, ph saliva
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN ANTARA DERAJAT MEROKOK DAN KADAR NIKOTIN YANG TERLABEL PADA ROKOK DENGAN LAJU ALIRAN SALIVA DAN PH SALIVA PADA PRIA PEROKOK. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : PERUBAHAN LAJU ALIRAN DAN PH SALIVA SEBELUM DAN SESUDAH MENGONSUMSI SUSU ULTRA HIGH TEMPERATURE LOW FAT (STUDI PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNSYIAH ANGKATAN 2017) (ARIE MAULIZA PUTRI, 2020)
Abstract
Baca Juga : PERBEDAAN PH DAN LAJU ALIRAN SALIVA PADA PENGGUNA KONTRASEPSI HORMONAL PIL DAN SUNTIK (NAUFAL DZAKWAN, 2026)