Penelitian mengenai “pengaruh fungi mikoriza arbuskula indigenous dan pupuk rock phosphate terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (elaeis guineensis jacq.) di main nursery pada histosol ” telah dilaksanakan di kebun percobaan dan laboratorium biologi tanah fakultas pertanian universitas syiah kuala mulai mei 2014 sampai dengan juli 2015.. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari fma indigenous dan dosis pupuk rock phosphate terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery pada histososl dan interaksi antara kedua faktor yang diteliti. penelitian ini terdiri dari 2 faktor perlakuan, faktor pertama berupa dosis fma yang terdiri 4 taraf yakni: 0, 5, 10, dan 15 g/tanaman, dan faktor kedua adalah dosis rock phosphate dengan 3 taraf yaitu : 15, 30, dan 45 g/tanaman sehingga terdapat 12 kombinasi perlakuan. perlakuan ditempatkan pada rak dengan 3 ulangan yang menampilkan 2 tanaman sehingga diperoleh 72 satuan percobaan. data hasil pengamatan dianalisis dengan sidik ragam dan uji bnj pada taraf 5%. hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pemberian fma 15 g/tanaman dan pupuk rock phosphate 45 g/tanaman meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit pada main nursery. kata kunci : kelapa sawit, fungi mikoriza arbuskula dan pupuk rock phosphate
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA INDIGENOUS DAN PUPUK ROCK PHOSPHATE TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ.) DI MAIN NURSERY PADA HISTOSOL. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ.) PADA ULTISOL DAN HISTOSOL (M.alfi Chairi, 2017)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOMPOS DAN MIKORIZA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ.) (Vini Masyitoh Lubis, 2019)