Telah dilakukan penelitian untuk menduga struktur bawah permukaan dangkal di kawasan simpang beutong kecamatan muara tiga, kabupaten pidie. penelitian dilakukan dengan metode geolistrik resistivitas dengan konfigurasi wenner-schlumberger. pada 2 lintasan sepanjang 96 m dengan spasi 3 m, lintasan dibuat paralel dengan badan jalan dengan arah dari barat ke timur. hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa secara keseluruhan terdapat tiga lapisan. lapisan pertama yang dekat dengan permukaan sangat konduktif (30-95 ?m) dengan kedalaman sekitar 2 - 5 meter, diduga sebagai tanah timbunan. di bawah lapisan tersebut terdapat lapisan yang relatif resistif (4-10 ?m) dengan kedalaman 4-19 meter, diduga sebagai pasir lempungan. lapisan ketiga dengan resistifitas (0-2 ?m) dengan kedalaman 7-18 meter, diduga sebagai lempung berair. lapisan tersebut memiliki nilai resistivitas yang rendah yang diduga lapisan lempung berair yang menyebabkan daerah tersebut sering terjadinya penurunan badan jalan. dari interpretasi data tersebut didapatkan zona minor fault (patahan minor) diduga menjadi penyebab penurunan pada badan jalan. kata kunci : geolistrik, konfigurasi wenner-sclumberger, resistivitas.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
APLIKASI METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS 2D KONFIGURASI WENNER-SCHLUMBERGER UNTUK IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN JALAN LINTAS BANDA ACEH - MEDAN KM 82-83. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : APLIKASI METODE RESISTIVITAS UNTUK INVESTIGASI SEDIMEN BAWAH PERMUKAAN DI PANTAI ALUE NAGA, BANDA ACEH (Anggun Rizki Riyanto Putri Kharisma, 2025)