Infeksi nososkomial merupakan salah satu indikator untuk melihat kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit. salah satu infeksi nosokomial di ruang rawat intensif yang sering terjadi dan memperpanjang masa rawatan adalah central line associated bloodstream infection (clabsi). penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kejadian dan jenis mikroorganisme penyebab clabsi di ruang rawat intensif rsud dr. zainoel abidin banda aceh dalam periode agustus sampai desember 2013. jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan survei. sampel penelitian ini adalah semua pasien pengguna kateter vena yang didiagnosis klinis sebagai clabsi, dilakukan pemeriksaan kultur darah untuk mengetahui mikroorganisme penyebabnya. dari hasil penelitian ini didapatkan 50 pasien yang menggunakan kateter vena sentral, 5 pasien diantaranya didiagnosis clabsi. angka kejadian clabsi di ruang rawat intensif didapatkan 9,57 per 1000 hari penggunaan kateter vena sentral. mikroorganisme penyebab clabsi adalah staphylococcus aureus (60%), pseudomonas aeruginosa (20%) dan klebsiella pneumoniae (20%). hasil ini menunjukkan bahwa angka kejadian clabsi di ruang rawat intensif rsud dr. zainoel abidin banda aceh masih tinggi bila dibandingkan dengan negara-negara lainnya. kata kunci: angka kejadian, central line associated bloodstream infection, infeksi nosokomial, ruang rawat intensif
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KEJADIAN CENTRAL LINE ASSOCIATED BLOODSTREAM INFECTION DI RUANG RAWAT INTENSIF RSUD DR ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : HUBUNGAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DENGAN HIPOTERMIA DI RUANG RAWAT INTENSIF NEONATAL RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Jose Asmara, 2016)
Abstract
Baca Juga : HUBUNGAN KEPRIBADIAN DENGAN STRES KERJA PADA PERAWAT RUANG RAWAT INTENSIF RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Raudhatul Jannah, 2015)