Inflamasi merupakan respon terhadap luka yang menyebabkan aktivasi sel radang yang pada masa akut ditandai dengan gambaran mikroskopis berupa infiltrasi neutrofil. tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh air perasan kunyit (curcuma longa linn) terhadap gambaran mikroskopis inflamasi luka sayat pada kulit mencit (mus musculus l). penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan menggunakan 20 ekor mencit (mus musculus l.) yang dibagi ke dalam 4 perlakuan dengan 5 ulangan. rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (ral). sampel penelitian ini adalah mencit (mus musculus l.) strain balbc jantan berumur ± 2 bulan dengan berat badan antara 25–35 g. konsentrasi air perasan kunyit diberikan sebanyak 50%; 75%; 100% selama 5 hari. dari hasil uji anova didapatkan bahwa terdapat pengaruh pemberian air perasan kunyit terhadap gambaran mikroskopis untuk masing-masing perlakuan (p < 0,05). hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian air perasan kunyit berpengaruh secara nyata (p < 0,05) terhadap gambaran mikroskopis inflamasi luka sayat (p < 0,05) dibandingkan kelompok kontrol. perbedaan konsentrasi antara 50%, 75% dan 100% memberikan pengaruh secara nyata (p < 0,05) terhadap gambaran mikroskopis inflamasi antar masing-masing konsentrasi. dari hasil diatas dapat disimpulkan terdapat pengaruh pemberian dan konsentrasi air perasan rimpang kunyit terhadap gambaran mikroskopis inflamasi luka sayat pada kulit mencit. kata kunci: air perasan kunyit, gambaran mikroskopis inflamasi, mus musculus l
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH PEMBERIAN AIR PERASAN KUNYIT (CURCUMA LONGA LINN) TERHADAP GAMBARAN MIKROSKOPIS INFLAMASI LUKA SAYAT PADA KULIT MENCIT (MUS MUSCULUS L). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : DAYA HAMBAT EKSTRAK KUNYIT (CURCUMA LONGA LINN)RNTERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS (Mutia, 2023)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PEMBERIAN SALEP PELLET GETAH JARAK PAGAR (JATROPHA CURCAS L.) TERHADAPRNPENYEMBUHAN LUKA INSISI PADA RNKULIT MENCIT (MUS MUSCULUS) (Siti Iga Purwasih, 2014)