Pasak bumi (eurycoma longifolia jack) merupakan salah satu tumbuhan obat yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat tradisional. penelitian ini mengkaji aktivitas ekstrak akar pasak bumi yang di ekstraksi dengan pelarut n-heksan, etil asetat dan metanol untuk mengetahui potensinya terhadap penurunan kadar glukosa darah pada tikus strain wistar yang diinduksi dengan alloksan. penelitian eksperimental dengan rancangan post test with control group design dan simple random sampling ini menggunakan 108 ekor tikus putih strain wistar yang di bagi menjadi 3 kelompok uji ekstrak, tiap kelompok ekstrak terdiri dari kelompok kontrol negatif, kontrol positif yang diinduksi alloksan dan diberi klorpropamid, induser, dan kelompok ekstrak dengan dosis 75 mg/kgbb, 150 mg/kgbb, dan 300 mg/kgbb. parameter yang diukur adalah kadar glukosa darah pada hari ke-17, ke-19 dan ke-21 setelah pemberian obat uji. data dianalisis secara anova dengan taraf kepercayaan 95%, dilanjutkan dengan uji lsd (least significantly difference) dan dunnett t3. hasil analisa menunjukan adanya perbedaan aktivitas penurunan kadar glukosa darah yang signifikan antar kelompok perlakuan. analisa regresi probit digunakan untuk menghitung nilai ed50 dan nilai ed50 ekstrak heksan akar pasak bumi, ekstrak etil asetat akar pasak bumi, dan ekstrak metanol akar pasak bumi berturut – turut 685,728 mg/kgbb, 15,012 mg/kgbb, dan 1314,271 mg/kgbb.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
AKTIVITAS ANTIDIABETIK EKSTRAK AKAR PASAK BUMI (EURYCOMA LONGIFOLIA JACK) PADA TIKUS PUTIH STRAIN WISTAR YANG DIINDUKSI DENGAN ALLOKSAN. Banda Aceh FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA,2016
Baca Juga : UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK AKAR PASAK BUMI (EURYCOMA LONGIFOLIA. JACK) PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) (Rumaisa Dhifa Mawaddah, 2014)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT BUAH DELIMA (PUNICA GRANATUM L) TERHADAP KADAR HORMON TESTOSTERON, DAN JUMLAH SPERMATOZOA TIKUS (RATTUS NORVEGICUS) STRAIN WISTAR DIABETES (JESSICA ANGGUN SAFITRI, 2016)