Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran histopatologi testis mencit yang terpapar asap rokok dan diberi ekstrak semangka merah dosis 22 mg per ekor dan 44 mg per ekor. penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap (ral) terdiri atas 4 kelompok perlakuan dan 3 ulangan. kelompok kontrol negatif (kn) hanya diberi akuades, kelompok kontrol positif (kp) dipapar asap rokok, kelompok perlakuan 1 (k1) dipapar asap rokok dan diberi ekstrak semangka merah 22 mg per ekor, kelompok perlakuan 2 (k2) dipapar asap rokok dan diberi ekstrak semangka merah 44 mg per ekor. pemaparan asap rokok dilakukan pada pagi hari selama satu jam dan pemberian ekstrak semangka dilakukan pada sore. perlakuan diberikan selama 30 hari. pada hari ke 31, mencit dieuthanasi dan diambil testis kanan untuk ditimbang beratnya dan dibuat preparat histologis serta dilakukan pewarnaan hematoksilin eosin. data dianalisis dengan menggunakan uji anova satu arah dan dilanjutkan dengan uji duncan. hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaparan asap rokok dan pemberian ekstrak semangka merah selama 30 hari terlihat adanya pengaruh nyata (p0,05). berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak semangka merah dosis 22 mg per ekor dan 44 mg per ekor pada mencit yang terpapar asap rokok dapat mencegah kerusakan sel spermatogenik testis mencit.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
GAMBARAN HISTOPATOLOGI TESTIS MENCIT (MUS MUSCULUS) YANG TERPAPAR ASAP ROKOK DAN DIBERI EKSTRAK SEMANGKA MERAH (CITRULLUS VULGARIS). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : PENGARUH EKSTRAK SEMANGKA MERAH (CITRULLUS VULGARIS) TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA MENCIT (MUS MUSCULUS) YAMH DIPAPAR ASAP ROKOK (Ahmad Ikhwan, 2017)