Kata kunci: penalaran matematika, metode kumon, relasi dan fungsi salah satu arah atau orientasi pada pembelajaran matematika adalah kemampuan penalaran matematik. penalaran merupakan bagian dari kurikulum matematika yang sangat penting. namun kenyataannya tingkat penalaran matematik siswa masih tergolong rendah. upaya guru membantu meningkatkan penalaran matematika dapat dilakukan dengan menggunakan metode pembelajaran kumon. metode kumon adalah metode yang mengaitkan antara konsep, keterampilan, dan kerja individual. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan penalaran matematik siswa yang diajarkan dengan metode pembelajaran kumon. populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kela x sma laboratorium unsyiah, sedangkan sampel penelitian adalah siswa kelas x-1 sma laboratorium unsyiah yang berjumlah 32 orang. jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. data dikumpulkan melalui tes kemampuan penalaran siswa yang berbentuk pre-test dan post-test. selanjutnya data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji wilcoxon match pairs test pada taraf signifikan ?=0,05. hasil analisis didapat z_hitung= 4,824 dan z_tabel=1,645, sehingga z_hitung>z_tabel, ini berarti h_0 ditolak pada taraf nyata ?=0,05. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan metode kumon dapat meningkatkan penalaran matematik siswa pada materi relasi dan fungsi di kelas x sma laboratorium unsyiah dengan peningkatan pada efektivitas peningkatan sedang.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENINGKATAN PENALARAN MATEMATIK SISWA MELALUI PENERAPAN METODE KUMON PADA MATERI RELASI DAN FUNGSI DI SMA LABORATORIUM UNSYIAH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MATERI RELASI DAN FUNGSI BAGI SISWA KELAS X MAN MODEL BANDA ACEH (DECY PRAMITA SARI YUSNA, 2015)
Abstract
Baca Juga : PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH GEOMETRI DAN DISPOSISI MATEMATIK SISWA SMP DENGAN MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN BERBASIS TEORI VAN HIELE (Nurjehan Putri, 2019)