Terapi antibiotik yang tidak rasional dapat menyebabkan resistensi bakteri salah satunya bakteri gram negatif. bakteri gram negatif mempunyai tingkat resistensi yang tinggi terhadap antibiotik ?-laktam. fosfomicin adalah antibiotik klasik yang memiliki efektivitas terhadap bakteri patogen dan memiliki tingkat resistensi yang relatif rendah. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat sensitivitas antibiotik terhadap bakteri gram negatif di rsudza banda aceh. jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan desain cross sectional study. sampel penelitian ini adalah spesimen yang memberi hasil kultur bakteri gram negatif yang telah diuji sensitivitas antibiotik fosfomicin dan cefalosporin generasi iii. penelitian ini dilaksanakan di laboratorium mikrobiologi klinik instalasi patologi rsudza banda aceh. hasil kultur gram negatif diperoleh 117 spesimen, dan didapatkan klebsella sp (29,9%), pseudomonas sp (26,5%), escherichia coli (22,2%), klebsiella pneumonia (11,1%), proteus sp (6,0%) dan acinotobacter sp (4,3%). hasil uji sensitivitas antibiotik diperoleh tingkat sensitif fosfomicin (60,7%), cefalosporin generasi iii (ceftriaxon 30,8%). hasil di atas menunjukkan bahwa antibiotik fosfomicin lebih efektif dibanding cefalosporin generasi iii dalam menghambat pertumbuhan bakteri gram negatif. kata kunci: bakteri gram negatif, resisten, fosfomicin, cefalosporin generasi iii
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERBANDINGAN SENSITIVITAS FOSFOMICIN DENGAN CEFALOSPORIN GENERASI III TERHADAP BAKTERI GRAM NEGATIF. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : PROFIL DAN KEPEKAAN BAKTERI YANG TERISOLASI DARI KULTUR DARAH PASIEN COVID-19 DI RSUDZA BANDA ACEH (Windri Sukmawati, 2022)
Abstract
Baca Juga : POLA KUMAN DAN SENSITIVITAS ANTIBIOTIK PADA KAKI DIABETIK DI BLUD RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2013 (Betty Debora Klara, 2014)