Infeksimenjadipermasalahanbesar didunia, salah satunyainfeksiyangdisebabkan olehstaphylococcus aureus. pencarianobat-obatandari tumbuhan terusdilakukan,salahsatunyaadalah tumbuhanpala yang bersifat antibakteri.tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahuipengaruh pemberianminyak atsiribijipala(myristica fragranshoutt)terhadapstaphylococcus aureus.penelitian inimenggunakan rancangan acak lengkap (ral)yangdibagi dalam 6kelompok yaitu4 kelompokperlakuandan 2 kelompok kontrol dengan 4kali pengulangan. perlakuanp1,p2, p3dan p4terdiri dari minyak atsiribijipala dengan konsentrasi 30%, 50%,70% dan 90%. p0sebagai kontrol negatif menggunakan tween80danp5sebagaikontrol positif digunakan amoksisilin 30µg. uji daya hambat dilakukanmenggunakan metode difusi cakram.hasil uji menunjukkan bahwaminyak atsiri bijipaladengan konsentrasi 30%, 50%, 70% dan 90% masing-masing mampumembentuk zona hambat rata-rata 7mm,7,87 mm,9,75mm,12mm danpadakontrol positif didapatkan daya hambat27,25 mmterhadapstaphylococcus aureus.analisis data menggunakan anova (analysis of variance) dan dilanjutkan denganuji beda nyata terkecil/bnt (p > 0,05) menunjukkan bahwaminyak atsiri biji palamemiliki aktivitas antibakteri yang bermakna terhadapstaphylococcus aureusdansemakin besar konsentrasiminyak atisiriyang diberikan maka semakin besardiameter zona hambat yang terbentuk.kata kunci:antibakteri,minyak atsiribijipala,myristica fragranshoutt,staphylococcus aureus
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
UJIAKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK ATSIRIBIJIPALA(MYRISTICAFRAGRANSHOUTT)TERHADAPSTAPHYLOCOCCUSAUREUSSECARA INVITRO. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK ATSIRI SEREH WANGI (CYMBOPOGON NARDUS L.) TERHADAP ISOLAT KLINIS STAPHYLOCOCCUS AUREUS SECARA IN VITRO (MAYA RISKA, 2015)
Abstract
Baca Juga : UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH) TERHADAP BAKTERI GRAM POSITIF KLINIS DAN NON KLINIS (Vianita Apriani, 2021)