Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan jumlah ransum harian yang optimal terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan peres (osteochilus vittatus). pakan uji yang digunakan adalah pakan komersil yang mengandung protein 48% dengan perlakuan jumlah ransum harian yaitu 3%, 4%, 5%, 6%, 7%, 8% dan 9% dari bobot tubuh perhari. akuarium yang digunakan dalam penelitian 45x45x35 padat tebar ikan 20 ekor/akuarium. benih yang digunakan berukuran rerata panjang 1 cm, dan berat 0,066 g. rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (ral) dengan 7 perlakuan dan 3 kali ulangan, pakan diberikan 3 kali sehari pada pukul 08:00, 12:00, 17:00 wib selama 60 hari. hasil uji anova menunjukkan bahwa jumlah pemberian ransum harian yang berbeda berpengaruh nyata (p0,05) terhadap kelangsungan hidup dan hepatosomatk indeks. hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan tertinggi dijumpai pada ransum 8%, hepatosomatik indeks dan kelangsungan hidup tertinggi pada ransum harian 5%. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada jumlah ransum harian yang optimal untuk benih ikan peres (o. vittatus) adalah 8% bobot tubuh per hari. kata kunci : ransum harian, pertumbuhan, kelangsungan hidup, ikan peres, (osteochilus vittatus).
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN PERES (OSTEOCHILUS VITTATUS) PADA RANSUM HARIAN YANG BERBEDA. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : MAKANAN DAN KEBIASAAN MAKAN IKAN PERES (OSTEOCHILUS VITTATUS) DI HULU DAS PEUSANGAN, KABUPATEN ACEH TENGAH (Melisa, 2024)
Abstract
Baca Juga : PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN RNPERES (OSTEOCHILUS KAPPENI) DENGAN PADAT TEBARRNDAN WADAH YANG BERBEDA (Ririn Alvianita, 2015)