Enteroccoccus faecalis (e. faecalis) merupakan bakteri gram positif sebagai penyebab utama saluran akar. bakteri ini resisten terhadap bahan antimikroba seperti penicilin. biji pala (myristica fragrans) telah dikenal sebagai salah satu tanaman herbal yang mengandung senyawa antibakteri seperti saponin, flavonoid, dan minyak atsiri yang telah dilaporkan mampu mengambat aktivitas kerja bakteri gram positif seperti staphylococcus aureus. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh daya hambat ekstrak biji pala (myristica fragrans) dengan metode maserasi terhadap pertumbuhan e. faecalis. untuk memperoleh e. faecalis dilakukan dengan pembuatan metode kultur menggunakan media chromogenic agar dan diinkubasi selama 24 jam pada suhu 370c dalam suasana anaerob kemudian dilanjutkan dengan uji konfirmasi pewarnaan gram dan penentuan kekeruhan bakteri dengan larutan mc farland. uji pengaruh ekstrak pala (myristica fragrans) terhadap e. faecalis dilakukan dengan metode difusi agar pada media mha. nilai rata-rata ekstrak biji pala pada konsentrasi 12,5% menunjukkan 6,60 mm, 25% 6,39 mm, 50% 6 mm, 75% 6,37mm, 100% 6,81 mm. hasil uji statistik menggunakan one way anova menunjukkan bahwa ekstrak biji pala tidak memberikan pengaruh secara bermakna (p>0,05). penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak biji pala (myristica fragrans) memiliki tingkat hambat lemah terhadap enterococcus faecalis.kata kunci : enterococcus faecalis, biji pala (myrisytica fragrans),
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ENGARUH DAYA HAMBAT EKSTRAK BIJI PALA (MYRISTICA FRAGRANS) DENGAN METODE MASERASI TERHADAP PERTUMBUHAN ENTEROCOCCUS FAECALIS. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK ETANOL BUAH PALA (MYRISTICA FRAGRANS) TERHADAP DAYA HAMBAT STAPHYLOCOCCUS AUREUS (Teuku Hadi Wibowo Admaja, 2016)