Pengaruh pemahaman atas sistem akuntansi keuangan daerah dan peran pengawas fungsional terhadap efektivitas pengelolaan keuangan daerah (studi pada satuan kerja perangkat aceh di pemerintah aceh) oleh: fadri yanti nim: 13009200070078 pembimbing: 1. dr. hasan basri, m.com., ak 2. dr. muhammad arfan, se, m.si, ak, ca abstrak penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemahaman atas sistem akuntansi keuangan daerah dan peran pengawas fungsional baik secara bersama-sama maupun parsial terhadap efektivitas pengelolaan keuangan daerah (studi pada satuan kerja perangkat aceh di pemerintah aceh). populasi dalam penelitian ini adalah seluruh satuan kerja perangkat aceh (skpa) di pemerintah aceh. setiap skpa diwakili oleh 1 orang yaitu pejabat penatausahaan keuangan (ppk) sebagai responden. sumber data penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuisioner ke responden penelitian. metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pemahaman atas sistem akuntansi keuangan daerah dan peran pengawas fungsional secara bersama-sama berpengaruh terhadap efektivitas pengelolaan keuangan daerah pada skpa di pemerintah aceh, (2) pemahaman atas sistem akuntansi keuangan daerah berpengaruh positif terhadap efektivitas pengelolaan keuangan daerah pada skpa di pemerintah aceh, dan (3) peran pengawas fungsional berpengaruh positif terhadap efektivitas pengelolaan keuangan daerah pada skpa di pemerintah aceh. kata kunci: pemahaman atas sistem akuntansi keuangan daerah, peran pengawas fungsional, dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENGARUH PEMAHAMAN ATAS SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH DAN PERAN PENGAWAS FUNGSIONAL TERHADAP EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH (STUDI PADA SATUAN KERJA PERANGKAT ACEH DI PEMERINTAH ACEH). Banda Aceh Prog. Pascasarjana,2015
Baca Juga : PENGARUH PENGAWASAN, PEMAHAMAN SISTEM AKUNTANSI DAERAH DAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH TERHADAP KINERJA SKPD (STUDI PADA PEMERINTAHAN KABUPATEN ACEH TAMIANG) (Willia Syafitri, 2024)