Sistem komunikasi bergerak merupakan sistem komunikasi yang memerlukan adanya kontinuitas panggilan pada saat user equipment (ue) bergerak. untuk menjaga kontinuitas diperlukan adanya handover. jika kuat sinyal yang diterima oleh ue jelek, dapat mengakibatkan terganggu proses handover sehingga menyebabkan kualitas suara yang diterima menjadi jelek. oleh karena itu perlu dilakukan analisis titik handover di daerah yang berbeda keadaan lingkungannya dan dengan menganalisis pengaruh nilai hysteresis terhadap handover. parameter yang dianalisis adalah common pilot channel energy carrier per noise (cpich ec/n0) dan common pilot channel received signal power code (cpich rscp). penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode drive test untuk mengetahui titik terjadi handover pada jaringan 3g di kecamatan syiah kuala. nilai hysteresis yang didapatkan adalah 7.5 db dan 2 db. handover di daerah padat yang terjadi pada jarak 280 m dari node b1, sedangkan di daerah kurang padat terjadi pada jarak 1000 m dari node b3. handover yang terjadi di daerah padat sering terputus atau di alihkan ke sistem komunikasi 2g, sedangkan handover yang terjadi di daerah kurang padat tidak terputus. kata kunci : komunikasi bergerak, handover, cpich ec/n0, cpich rscp, hysteresis
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS TITIK HANDOVER PADA JARINGAN 3G TELKOMSEL (STUDI KASUS DI KECAMATAN SYIAH KUALA). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : GAMBARAN PELAKSANAAN HANDOVER PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (ATRIVIA, 2022)
Abstract
Baca Juga : KEMENTRIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS SYIAH KUALA FAKULTAS KEPERAWATAN (Sri Wahyuni, 2015)