Abstrak : penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan kinerja berahi kambing kacang dan kambing peranakan ettawa (pe) yang mengalami induksi berahi dengan prostaglandin f2 alfa (pgf2?). dalam penelitian ini digunakan adalah 15 ekor kambing betina yang dibagi atas dua kelompok. kriteria kambing yang digunakan adalah kondisi tubuh sehat secara klinis, sudah pernah beranak, umur 1,5-3,0 tahun, dan memperlihatkan siklus reguler minimal 2 siklus. pada kelompok i (ki) terdiri atas 10 ekor kambing kacang dan kelompok ii (kii) terdiri atas 5 ekor kambing pe. seluruh kambing disinkronisasi berahi dengan pgf2? (capriglandin) sebanyak 1ml secara intramuskulus. deteksi estrus dilakukan 3 kali sehari pada jam 08.00, 12.00, dan 16.00. penilaian intensitas berahi dilakukan dengan metode skoring. data intensitas, onset dan durasi dianalisis menggunakan uji mannwhitney. intensitas; onset; dan durasi berahi pada ki vs kii masing-masing adalah 2,47±0,21 vs 2,25±0,00; 32,00±9,04 vs 50,40±17,34 jam; dan 48,00±9,61 vs 38,80±12,13 jam. kesimpulan dari penelitian ini adalah kinerja berahi pada kambing kacang dan kambing pe yang mengalami induksi berahi dengan pgf2? berbeda nyata (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERBANDINGAN KINERJA BERAHI KAMBING KACANG DAN KAMBING PERANAKAN ETTAWA (PE) YANG MENGALAMI INDUKSI BERAHI DENGAN PGF2 ALFA. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : PERBANDINGAN KONSENTRASI ESTRADIOL KAMBING KACANG PADA SAAT BERAHI SETELAH INDUKSI DENGAN PGF2? ATAU KOMBINASI PGF2? DAN GNRH (Rozi Syafri, 2017)
Abstract
Baca Juga : PENENTUAN WAKTU DETEKSI LUTEINIZING HORMONE (LH) SURGE MENGGUNAKAN KIT LH AIR SUSU PADA KAMBING PERANAKAN ETAWAH (CAPRA SP.) (ISTARHAM PRIMA, S. KH, 2014)