Abstrak industri semen merupakan salah satu bidang yang pertumbuhannya semakin pesat pada zaman sekarang ini. peningkatan industri semen tentu akan meningkatkan jumlah penduduk indonesia yang bekerja sebagai seorang tenaga kerja. tenaga kerja diketahui dapat menghadapi berbagai resiko bahaya selama bekerja, salah satunya bahaya penyakit akibat lingkungan kerja. debu semen yang dihasilkan selama pembuatan semen, diduga mempengaruhi fungsi paru tenaga kerja, namun tidak lepas dari beberapa faktor lain seperti masa dan jenis pekerjaan, alat pelindung diri, nilai ambang batas, dan lain-lain. penelitian ini merupakan jenis penelitian observational analitik dengan rancangan cross sectional, dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu waktu. hasil pengamatan akan dianalisa menggunakan uji chi square. hasil penelitian menunjukkan bahwa usia 46-55 tahun adalah usia terbanyak yaitu 53 responden (59.6%), diikuti usia 23-35 tahun 17 responden (19.1%), usia 36-45 tahun 12 responden (13.5%), usia 56-65 tahun 5 responden (5.6%), dan usia ?25 tahun 2 responden (2.2%), dari tingkat masa kerja, lebih banyak yang memiliki masa kerja >20 tahun yaitu 56 responden (62.9%), daripada 20 years was 56 respondents (62,9%), rather than
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN MASA KERJA DAN JENIS PEKERJAAN DENGAN FUNGSI PARU PADA TENAGA KERJA DI PABRIK SEMEN ANDALAS INDONESIA. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : PENENTUAN INTENSITAS CAHAYA PADA INSTALASI PENERANGAN DI KANTOR PT. SAI LHOKNGA ACEH BESAR (Irwansyah, 2024)
Abstract
Baca Juga : KAJIAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA PEKERJAAN PLESTERAN DI PROYEK PEMBANGUNAN KOMPLEK PERUMAHAN (Rahmad Wahyudi, 2024)