Suatu kondisi perburukan dari gejala ppok memerlukan perawatan yang intensif, yaitu rawat inap di rumah sakit. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama perawatan pasien ppok terhadap hasil fungsi paru di ruang rawat inap paru rsudza banda aceh. penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dan telah dilakukan pada bulan oktober - november 2015 dengan teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. data lama perawatan dan hasil fungsi paru didapatkan dari rekam medik pasien ppok. total jumlah pasien sebanyak 30 pasien dengan laki-laki 29 pasien (96,7%) dan perempuan 1 orang (3,3%). hasil analisis komparatif dengan uji chi-square (fisher’s excact) menunjukkan terdapat hubungan lama perawatan pasien ppok terhadap hasil fungsi paru (p value = 0,021 dan ? = 0,05). berdasarkan pasien ppok yang menjalani perawatan > 10 hari 81,8% mengalami peningkatan fungsi paru dibandingkan dengan pasien yang menjalani perawatan ? 10 hari, yaitu 31,6%. kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan antara lama perawatan dengan perbaikan fungsi paru pada pasien ppok yang menjalani perawatan di ruang rawat inap paru rsudza banda aceh. kata kunci: penyakit paru obstruksi kronik, hasil fungsi paru, lama perawatan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN LAMA PERAWATAN PASIEN PPOK TERHADAP PERBAIKAN FUNGSI PARU DI RUANG RAWAT INAP PARU RSUDZA BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP LAMA RAWAT INAP PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS EKSASERBASI AKUT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL RNABIDIN BANDA ACEH PERIODERN JULI-SEPTEMBER 2014 (Dwinka Syafira Eljatin, 2014)