Hipertiroidisme (keadaan kelenjar tiroid yang terlalu aktif) adalah sebuah kondisi dimana hormon tiroid diproduksi secara berlebihan dan mempengaruhi sistem hemodinamik. hipertiroidisme meningkatkan tekanan darah sistolik dengan menurunkan resistensi sistemik vaskular, meningkatkan denyut jantung dan juga meningkatkan curah jantung. dalam diagnosis hipertiroidisme hasil laboratorium ft4 sering digunakan untuk menilai keparahannya. tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai hubungan keparahan hipertiroidisme dengan peningkatan tekanan darah sistolik pada penderita hipertiroidisme. penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. sebanyak 33 sampel diambil secara accidental sampling pada bulan november 2015 di poli klinik endokrin metabolik diabetes rsudza banda aceh. tingkat keparahan hipertiroidisme berdasarkan hasil laboratorium ft4 kemudian dikelompokan dalam tingkat normal, mild, moderate dan severe. untuk nilai tekanan darah yang didapatkan dari hasil rekam medis pasien. hasil perhitungan 33 sampel hipertirodisme memiliki rata-rata tekanan darah sistolik (±sd) 129,7±9,18 mmhg dan rata-rata tekanan darah diastolik (±sd) 81,82±4,64 mmhg. analisis hubungan tingkat keparahan hipertiroidisme terhadap peningkatan tekanan darah sistolik menggunakan uji spearman menunjukkan hasil (p=0,002) dengan nilai koefisien korelasi 0,529. sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan tingkat keparahan hipertiroidisme terhadap peningkatan tekanan darah dengan nilai signifikan (p value
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KEPARAHAN HIPERTIROIDISME TERHADAP PENINGKATAN TEKANAN DARAH DI RSUD DR.ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : HUBUNGAN GULA DARAH PUASA DAN POSTPRANDIAL DENGAN HBA1C PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (ENTAN NABILA KASDY, 2018)
Abstract
Baca Juga : KORELASI JUMLAH EOSINOFIL DARAH TEPI TERHADAP KEPARAHAN ASMA PADA PASIEN ASMA STABIL DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN (T. Yusfan Rahmadi, 2025)