Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Hilda Harlita, PERBEDAAN ANTARA SALEP EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH (Piper betle L) 3% DENGAN KRIM SILVERSULFADIAZINE 1% TERHADAP KECEPATAN PENYEMBUHAN LUKA BAKAR DERAJAT IIB PADA MENCIT (Mus musculus). Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2011

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan kecepatan penyembuhan luka bakar akibat pemberian salep ekstrak etanol daun sirih 3% dan krim silversulfadiazine (ssd) 1%. metode penelitian menggunakan eskperimen laboratorium posttest with control group dengan rancangan acak lengkap. ekstrak dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% dan pembuatan salep dilakukan dengan mencampurkan ekstrak dan vaseline putih dengan konsentrasi 3%. untuk krim ssd 1% digunakan produk yang beredar di pasaran. penelitian ini menggunakan 18 ekor mencit (mus musculus) jantan galur balb c, berat badan dan berumur 28-35 hari yang dibagi menjadi 3 kelompok dengan 6 perulangan. daerah perlukaan adalah dibagian abdomen dan masing-masing dibuat 1 area luka. tiap area dianastesi dengan krim emla 5% dan diinduksi dengan solder listrik (40 w, 220 v, 80ºc) selama 5 detik hingga terbentuk luka bakar derajat iib berdiameter 1,5 cm.. luka bakar diolesi dengan salep ekstrak etanol daun sirih 3% (k1), krim ssd 1% (k2) dan salep plasebo (k3) sekali sehari dan dirawat secara terbuka. pemberian masing-masing bahan perawatan luka dilakukan hingga luka sembuh yang ditunjukkan dengan diameter luka sama dengan nol. data kecepatan penyembuhan luka bakar dianalisis dengan one way anava dan uji lanjutan beda nyata terkecil (bnt). hasil uji statistik dengan anava (p



Abstract



    SERVICES DESK