Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
Asra Wastawa Asha, PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROTATING TRIO EXCHANGE (RTE) PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS DI KELAS VIII SMP NEGERI 2 BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016

Abstrak kata kunci: penerapan, rotating trio exchange (rte), persamaan garis lurus materi persamaan garis lurus merupakan salah satu materi yang sukar dipahami siswa. berdasarkan hal ini, pemilihan model sangat berpengaruh dalam keberhasilan mengajar. model pembelajaran kooperatif tipe rotating trio exchange merupakan tipe dimana siswa dapat bekerja sama, saling membantu belajar informasi atau keterampilan dan adanya sistem penilaian dari peningkatan individu dengan bekerjasama dalam kelompok, dan memiliki prosedur yang ditetapkan secara eksplisit untuk memberi siswa lebih banyak berpikir, menjawab dan saling membantu satu sama lain. tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui hasil belajar siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe rotating trio exchange melebihi nilai kkm pada materi persamaan garis lurus di kelas viii smp negeri 2 banda aceh. 2) untuk mengetahui respon siswa terhadap model pembelajaran koperatif tipe rotating trio exchange pada materi persamaan garis lurus di kelas viii smp negeri 2 banda aceh. 3) untuk mengetahui aktivitas siswa selama proses pembelajaran melalui model pembelajaran kooperatif tipe rotating trio exchange pada materi di kelas viii smp negeri 2 banda aceh. pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. adapun jenis penelitian adalah penelitian eksperimen dengan desain one-shot case study. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas viii smp negeri 2 banda aceh, dan sampel di ambil secara acak sebanyak 1 kelas yaitu kelas viii-5 sebanyak 29 siswa. teknik pengumpulan data dilakukan dengan melaksanakan test hasil belajar. pengolahan data dilakukan dengan uji-t pada taraf signifikan ? = 0,05, dk = n – 1 = 29 – 1 = 28 dan peluang 0,95 didapat t0,95(28) = 1,71 sehingga thitung > ttabel, yaitu 2,36 > 1,71. ini berarti t berada di daerah penolakan h0 pada taraf nyata 0,05, maka dapat disimpulkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran rte dapat mencapai nilai ketuntasan pada materi persamaan garis lurus di kelas viii smp negeri 2 banda aceh”.



Abstract



    SERVICES DESK