K-modes merupakan pengembangan dari k-means yang mengklasterisasikan data kategori. konsep ukuran jarak pada clustering data kategori berbeda dengan clustering data numerik yang menggunakan k-means. analisa pengelompokan data pasien penyakit miopia rumah sakit umum zainal abidin (rsuza) bertujuan untuk pengelompokan data pasien miopia menggunakan algoritma k-modes. adapun tahapan analisa terdiri dari pengumpulan data, penyimpanan data, klasifikasi data dengan k-modes, validasi pengelompokan dan analisa model. hasil analisa pengelompokan dengan metode k-modes menunjukkan bahwa pembagian 319 data kepada 3 (tiga) kelompok kategori (ringan, sedang dan tinggi) yang memiliki ukuran pembagian masing-masing sebesar 222, 67 dan 30. dalam metode k-modes, data juga dapat secara bersamaan dibagikan lagi ke dalam 3 (tiga) subkategori (ringan, sedang dan tinggi). hasil analisa pengelompokan menunjukkan bahwa kelompok 3 memiliki nilai validitas yang terbaik karena mempunyai nilai terkecil dibandingkan dengan dua kelompok lainnya. ini dapat dilihat berdasarkan hasil nilai simpangan baku ke k yang memiliki nilai 0,0000000, dan simpangan baku dalam kelompok sebesae 0,2993983. disamping itu, pengelompokan menggunakan k-modes terhadap data sekunder miopia diatas juga memiliki mis-klasifikasi antara hasil r dan manual yang berada pada 48,9%. kata kunci : k-modes
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS KELOMPOK DATA PASIEN PENYAKIT MIOPIA MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MODES. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : GAMBARAN KELAINAN REFRAKSI PADA SISWA SD NEGERI 67 PERCONTOHAN BANDA ACEH (Cut Husnul Khatimah, 2023)