Telah dilakukan penelitian tentang resapan air di bawah permukaan pondasi tanggul kawasan lamnyong, untuk mengetahui nilai resistivitas lapisan bawah permukaan dan melakukan interpretasi model 2d yang dihasilkan. metode yang digunakan adalah geolistrik resistivitas 2d konfigurasi wenner-schlumberger dengan alat ares resistivitimeter. hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lapisan yang konduktif dan resistif pada lintasan 1 dan lintasan 2 dengan nilai resistivitas antara 0,02 – 30 ?m. pada lintasan 1 untuk lapisan bagian atas (top layer) sekitar < 4 m dengan nilai resistivitas 2 – 4 ?m diinterpretasi sebagai lapisan tanah timbun (reclaim/colluviums), pada bagian bawah (bottom layer) sekitar 2 – 10 m dengan nilai < 2 ?m diinterpretasikan sebagai zona resapan air. sedangkan pada lintasan 2 untuk lapisan bagian atas (top layer) < 4 m dengan nilai resistivitas > 4 ?m diinterpretasi sebagai lapisan tanah timbun (reclaim/colluviums) dan bagian bawah (bottom layer) dengan nilai < 2 ?m dengan kedalaman > 4 m merupakan daerah yang sangat konduktif dan diinterpretasi sebagai zona resapan air. nilai-nilai ini cukup berhasil menunjukkan lapisan yang menjadi zona resapan, yang berbeda dengan daerah sekitarnya berdasarkan sifat resistivitasnya. kata kunci : metode resistivitas, konfigurasi wenner-schlumberger, zona resapan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISA RESAPAN AIR DI BAWAH PERMUKAAN PONDASI TANGGUL MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS 2D DI KRUENG ACEH (LAMNYONG), BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : IDENTIFIKASI ZONA BIDANG GELINCIR RAWAN RNLONGSOR MENGGUNAKAN METODE RNGEOLISTRIK DI KAWASAN KRUENG RAYA-LAMPANAH, ACEH BESAR (Cut Rohaya, 2015)
Abstract
Baca Juga : APLIKASI METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS 2D UNTUK IDENTIFIKASI LAPISAN BAWAH PERMUKAAN PADA KOMPLEKS SITUS GUNONGAN DI KOTA BANDA ACEH (NAJLA MASTURA, 2024)