Ampas tebu merupakan salah satu bahan pakan alternatif sumber pengganti hijauan. pemanfaatan ampas tebu terutama dibatasi oleh kandungan serat kasar yang tinggi, sehingga perlu ditingkatkan kualitas nutrisinya salah satunya melalui amoniasi dan fermentasi menggunakan trichoderma harzianum. penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kecernaan ampas tebu amoniasi dan fermentasi menggunakan trichoderma harzianum dengan penambahan berbagai level tepung sagu secara in vitro. penelitian dilaksanakan di laboratorium ilmu nutrisi dan makanan ternak jurusan peternakan fakultas pertanian universitas syiah kuala, sedangkan untuk kecernaan in vitro dilakukan di laboratorium ternak perah institut pertanian bogor (ipb), yang secara keseluruhan berlangsung selama 75 hari mulai tanggal 23 februari – 07 mei 2015. rancangan yang digunakan dalam penalitian ini adalah rancangan acak lengkap (ral) dengan 4 perlakuan berupa level penambahan tepung sagu (ts) yang berbeda, yaitu r 1 ii (kontrol, 0% ts), r 2 (5% ts), r (10% ts), r (15% ts) setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga didapat 16 unit perlakuan. parameter yang diamati yaitu ph cairan rumen in vitro, persentase bahan kering (bk)bahan organik (bo), koefesien cerna bahan kering (kcbk)dan bahan organik (kcbo) secara in vitro. hasil penelitian menunjukkan bahwa level penambahan tepung sagu tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap nilai ph dan kandungan (bk)in vitro. kandungan (bo)in vitro meningkat secara nyata (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
EVALUASI KECERNAAN AMPAS TEBU AMONIASI DAN FERMENTASI MENGGUNAKAN TRICHODERMA HARZIANUM DENGAN PENAMBAHAN BERBAGAI LEVEL TEPUNG SAGU SECARA IN VITRO. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2016
Baca Juga : PERSENTASE PEMBERIAN AMPAS TEBU AMONIASI DALAM RANSOM TERHADAP KECERNAAN IN VITRO DAN IN VIVO PADA DOMBA LOKAL JANTAN (Affrizal Nur, 2024)
Abstract
Baca Juga : KECERNAAN IN VITRO PAKAN KOMPLIT BERBASIS AMPAS SAGU YANG DIFERMENTASI DENGAN KADAR AIR BERBERDA (Rauzatul Jannah , 2016)