Abstrak konversi lahan hutan rawa gambut untuk areal pertanian akan berpotensi terjadinya perubahan pada karakteristik dan morfologi tanah sehingga akan berpengaruh pula terhadap kesesuaian lahan. penelitian ini dilaksanakan untuk mengkaji tingkat kesesuaian lahan untuk pengembangan tanaman hortikultura pada areal bekas lahan hutan rawa seluas 2737,12 ha di kecamatan darul makmur, kabupaten nagan raya (provinsi aceh). penelitian menggunakan metode deskriptif melalui survei lapangan dan analisis laboratorium. evaluasi kesesuaian lahan untuk tanaman hortikultura dilakukan dengan menggunakan kriteria fao, yaitu dengan mencocokan antara kriteria lahan dengan persyaratan tumbuh masing-masing tanaman hortikultura. lahan yang akan dinilai dikelompokkan ke dalam 5 (lima) satuan lahan homogen (slh). hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh areal bekas hutan rawa gambut yang telah dialihfungsikan ke lahan pertanian saat ini memiliki tingkat kesesuaian lahan s3, wa (sesuai marginal) untuk beberapa tanaman hortikultura seperti nenas, melon, terong, tomat, bayam, cabai merah, mentimun, kacang panjang, dan semangka dengan faktor pembatas utama adalah curah hujan tinggi dan retensi hara, sedangkan untuk tanaman sawi dan bawang merah memiliki tingkat kesesuaian lahan n (tidak sesuai) karena curah hujan. kata kunci: lahan bekas rawa, karakteristik tanah, tanaman hortikultura
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN UNTUK PENGEMBANGAN TANAMAN HORTIKULTURA DI AREAL BEKAS HUTAN RAWA, KECAMATAN DARUL MAKMUR KABUPATEN NAGAN RAYA. Banda Aceh Prog. Studi magister Agroekoteknologi,2015
Baca Juga : PERILAKU SADAR GIZI IBU RUMAH TANGGA DI DESA SERBAGUNA KECAMATAN DARUL MAKMUR KABUPATEN NAGAN RAYA (Nova DianSari EkaNingsih, 2016)
Abstract
Baca Juga : KEMAMPUAN LEMPAR LEMBING PADA SISWA SMA NEGERI 3 DARUL MAKMUR KABUPATEN NAGAN RAYA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 (Damharius, 2014)